Entah mengapa,
harapan slalu membunuhku
perih selalu menggoda di setiap langkah dalam pijakan kaki hidupku
namun mengapa?
mengapa bahagia enggan menyentuh hati yang busuk ini?
mungkin karena terlalu nista diri yang disinggahi nyawa ini
atau memang keindahan hanya dapat dinikmati oleh mereka yg memiliki masalalu yang terang
hingga beranggapan masa depan akan cerah
Ku akui,
banyak asa yg terpendam dalam hati yang penuh harap
sulit untuk mengungkapkan
dan takan pernah terwujud menjadi nyata
karena ku tau,
ta lama lagi kau kan bersanding dengan dia
dia yang kini jadi kekasihmu
berontakpun ta ada guna
mengusir bintang pun percuma
hanya seberkas sinar kecil yang masih menyala dalam gelap masa hariku
Sampai kapan??
Sampai kapan aku tetap menantimu?
Kau laksana air dalam hidupku
kau yang menghidupkan aku lewat senyum yg setia terpancar dari manis rona bibirmu
ta cukup ku ungkap lewat tulisan yg ku ukir
kau terlalu indah
hingga sulit untuk ku raih jiwamu
hingga sulit untuk ku sentuh hatimu
jujurku,
ta pernah ku rasa sayang seperti ini
ta pernah ku rasa cinta seperti ini
ta pernah ku rasa harap seperti ini
ta pernah pula ku rasa sakit sesakit ini
Aku seperti bumi yang ingin tersentuh bulan
bukan hanya sinar
aku seperti fir'aun yang mengharap syurga
aku seperti lelaki busuk yang mengharap dapat memiliki wanita indah sepertimu
tapi,
semua ta mungkin terjadi
dalam mimpipun , dirimu takan termiliki
aku mencintaimu lebih dari apapun
akupun tau,
kau takan pernah mungkin memilihku
lelaki bajingan yang jauh dari sempurna
bukan seperti dia yang kau damba
tapi satu hal yang harus kau tau dan ingat slalu dalam hidupmu,
aku mencintaimu !
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar