raguku kini terjawab sudah
bahagia kini jauh dari genggamanku
namun derita dan luka tetap setia melekat di nadiku
ta dapat terpisah walau jiwaku berontak pada otakku
kemarin,
kau nyatakan mampu menerimaku
berjanji akan menyimpan utuh tentangku di istanamu
tanpa kau tau,
betapa bahagia aku saat itu,
tetapi,
ada rencana busuk dibalik senyum palsu mu
bukan bahagia sesaat yg aku butuhkan
terkadang,
lebih baik menunggu
daripada menghabiskan waktu dengan manusia yg salah
mungkin,
lebih baik aku menyambut senyum api neraka
yg dapat menjaminku mengisi indahnya syurga
daripada ku jalani waktu bersamamu
dgn pedih yg slalu mencabik dan menyayat hatiku
Aku ingin,
hinggap diantara manusia yg penuh derita
akan ku hibur mereka
dari pada aku hidup dgn manusia yg diselimuti kebahagiaan
yang ta pernah tau rasanya luka dan tersakiti
satu hal yg harus kau catat wahai pemahat luka
percuma bila kau terus berpura jika hanya untuk menuai luka
lebih baik kau jujur apa adanya walau pahit
tunjukkan indahmu ,nyatakan seperti syurga dan neraka yang ta pernah berdusta
0 komentar:
Posting Komentar