tulisan ini tiada makna
hanya ungkapan jiwa sang manusia penyembah cinta
diri yg kian ta ada harga
ketika menjadi pengemis mengharap belas kasih wanita yg ta memiliki rasa
percuma berjalan dalam gelap menggapai terang
sedangkan setitik cahaya pun ta tampak
Kebodohanku ,
kini terjerumus dalam senyum mata neraka
hati tercabikpun aku tak sadar
hanya terus menyembah dan mengemis
Kau hinakan aku bagai manusia ta ada harga
kau terus menginjakku dengan bujukan manismu
ta tersadar karma kelak kan kau nikmati
nikmati saja perbuatanmu
Tiada guna kau berpura
niat busukmu tlah tercium ke permukaan
kecewaku melebihi cintaku
melihat wajahmu pun aku muak
ingin aku hancurkan masa depanmu
agar kau berjalan dalam penderitaan
mata ini diselimuti dendam
hati ini ditumbuhi kebencian
takan ku lepaskan
takan ku hentikan sebelum aku puas menyiksa dan tertawa melihat kau bagai binatang ta berotak
kelak kau kan berlutut menyembahku memohon pengampunanku
Jika kau mengganggap aku mudah dipermainkan,
itu adalah kebodohan terbesarmu
aku ta seperti yg kau anggap
Bajingan seperti aku bisa lakukan hal semauku
membunuhmu perlahanpun aku sanggup
karena hatiku tlah mati karenamu
ta semua lelaki dapat kau bodohi
karena dibalik senyum lelaki ada neraka dihatinya
0 komentar:
Posting Komentar