Semakin tak menentu arah mata pandanganku...
seakan redup dan tak sanggup lagi menatap..
ta dapat melihat bintang yang mampu tenangkan jiwaku...
hapuskan gundahku..
musnahkan sesalku..
malam ini akan membawaku hingga pagi menjelang..
hingga aku terlelap dalam tidurku...
aku slalu rindukan hadirmu dlam mimpiku..
dan tetesan airmata ini menjadi bukti..
betapa aku sangat merindu hadirmu..
aku tak meminta lebih,
cukup kau datang dalam mimpiku..
temani aku hingga pagi membuka mataku..
dan ketika mata ku terbuka...
air mata ini akan menetes...
menanti malam datang dan kembali aku bertemu denganmu...
walau sebatas dalam mimpi...
kau begitu jauh,
namun bayangmu melekat erat dijiwaku..
slalu mendambamu..
slalu merindumu..
di stiap tetesan airmataku..
hanya dirimu satu yang aku mau...
walau,
kini aku tak lagi dihatimu...
dan bila esok hari akan menjadi kelabu...
harapku hari-hari yg tlah kita lalui jangan kau anggap DEBU..
karena aku SATU UNTUKMU...
walau KAU BUKAN UNTUKKU...
seakan redup dan tak sanggup lagi menatap..
ta dapat melihat bintang yang mampu tenangkan jiwaku...
hapuskan gundahku..
musnahkan sesalku..
malam ini akan membawaku hingga pagi menjelang..
hingga aku terlelap dalam tidurku...
aku slalu rindukan hadirmu dlam mimpiku..
dan tetesan airmata ini menjadi bukti..
betapa aku sangat merindu hadirmu..
aku tak meminta lebih,
cukup kau datang dalam mimpiku..
temani aku hingga pagi membuka mataku..
dan ketika mata ku terbuka...
air mata ini akan menetes...
menanti malam datang dan kembali aku bertemu denganmu...
walau sebatas dalam mimpi...
kau begitu jauh,
namun bayangmu melekat erat dijiwaku..
slalu mendambamu..
slalu merindumu..
di stiap tetesan airmataku..
hanya dirimu satu yang aku mau...
walau,
kini aku tak lagi dihatimu...
dan bila esok hari akan menjadi kelabu...
harapku hari-hari yg tlah kita lalui jangan kau anggap DEBU..
karena aku SATU UNTUKMU...
walau KAU BUKAN UNTUKKU...
0 komentar:
Posting Komentar