Malam ini...
mataku tak dapat terpejam...
tak mengerti apa yang terjadi...
hanya bongkahan kenangan terbayang di fikiranku...
slalu menemaniku di stiap detik yg berjalan dimalam ini...
tetes demi teter terjatuh airmataku basahi pipi...
saat ku baca surat yang kau kirim pada ku saat kehadiran 3 hari aku dikotamu...
kesedihan itu terulang lagi...
namun kini agak berbeda...
dulu aku ketakutan kau pergi dariku...
namun kini aku takut kau tak kembali padaku..
surat yang kau tulis akan slalu aku jaga..
walau kini surat itu basah dengan tetesan airmataku...
seperti saat itu...
ketika kau dan aku menanis...
namun kini aku yang menangis karena kepergianmu...
perih memang...
namun harus ku hadapi..
sulit untuk dustai semua isi dalam sluruh ruang hatiku...
yang slalu menyeru namamu...
tapi aku yakinkan hatiku..
jika kau akan kembali datang...
kau akan pulang..
KAU PASTI PULANG...!
ketika airmata menetes antara AKU DAN SECARIK SURAT DARIMU...
mataku tak dapat terpejam...
tak mengerti apa yang terjadi...
hanya bongkahan kenangan terbayang di fikiranku...
slalu menemaniku di stiap detik yg berjalan dimalam ini...
tetes demi teter terjatuh airmataku basahi pipi...
saat ku baca surat yang kau kirim pada ku saat kehadiran 3 hari aku dikotamu...
kesedihan itu terulang lagi...
namun kini agak berbeda...
dulu aku ketakutan kau pergi dariku...
namun kini aku takut kau tak kembali padaku..
surat yang kau tulis akan slalu aku jaga..
walau kini surat itu basah dengan tetesan airmataku...
seperti saat itu...
ketika kau dan aku menanis...
namun kini aku yang menangis karena kepergianmu...
perih memang...
namun harus ku hadapi..
sulit untuk dustai semua isi dalam sluruh ruang hatiku...
yang slalu menyeru namamu...
tapi aku yakinkan hatiku..
jika kau akan kembali datang...
kau akan pulang..
KAU PASTI PULANG...!
ketika airmata menetes antara AKU DAN SECARIK SURAT DARIMU...
0 komentar:
Posting Komentar