Malam ini...
mataku tak dapat terpejam...
tak mengerti apa yang terjadi...
hanya bongkahan kenangan terbayang di fikiranku...
slalu menemaniku di stiap detik yg berjalan dimalam ini...

tetes demi teter terjatuh airmataku basahi pipi...
saat ku baca surat yang kau kirim pada ku saat kehadiran 3 hari aku dikotamu...
kesedihan itu terulang lagi...
namun kini agak berbeda...
dulu aku ketakutan kau pergi dariku...
namun kini aku takut kau tak kembali padaku..

surat yang kau tulis akan slalu aku jaga..
walau kini surat itu basah dengan tetesan airmataku...
seperti saat itu...
ketika kau dan aku menanis...
namun kini aku yang menangis karena kepergianmu...

perih memang...
namun harus ku hadapi..
sulit untuk dustai semua isi dalam sluruh ruang hatiku...
yang slalu menyeru namamu...
tapi aku yakinkan hatiku..
jika kau akan kembali datang...
kau akan pulang..
KAU PASTI PULANG...!
ketika airmata menetes antara AKU DAN SECARIK SURAT DARIMU...

tepatnya 24 juli 2010...
bergegas aku pergi ...
hanya untuk bertamu kerumahmu...
diperjalanan,
hati ini tak tentu.
takut,bahagia,malu,rindu,haru,semua jadi satu,
yang aku sadari ,
hari itu kali ke 2 aku berjumpa denganmu..

tak sabar mata ini ingin memandangmu...
tak kuasa tangan ini ingin menjabat tanganmu..
tak tahan raga ini ingin memelukmu.,
hanya membayangkan yang aku lakukan slama dalam perjalanan..
bertolak dari TERMINAL PULO GADUNG aku bergegas naik LURAGUNG..
walau aku tinggal di SUBANG,

berbagai cerita ingin ku sampaikan padamu..
saat dalam perjalanan aku hanya membayangkan dan memikirkanmu..
setibanya aku di KUNINGAN...
kau ajak aku menyaksikan PURNAMA..
sungguh indah suasana malam itu...
takan teganti dengan keindahan lainnya..
seolah PURNAMA itu PURNAMA terindah yg tuhan ciptakan UNTUK KITA...

namun kini PURNAMA itu tlah pergi..
tak lagi seperti PURNAMA 24 JANUARI lalu..
yang penuh dengan keindahan...
kini aku merindukan PURNAMA...
rindu menyaksikan PURNAMA BERSAMAMU...

tak dapat ku urai kata...
hingga terangkai kata indah yang digoreskan layaknya sang pujangga..
ini isi hatiku...
puing cahaya yang dapat terangi malam..
walau tak secerah mentari...
tak seindah raingkaian bintang,
dan tak setenang sinar bulan...
aku hanya cahaya kecil..
sebatas dapat terangi sisi gelap hati ini..
yg berusaha menerangi malam dengan cahaya ku..

dulu .
malam slalu memanggilku dikala gelap..
menerangi setitik dalam sunyi..
aku dan malam begitu menikmati suasana itu..
namun kini...
malam tak lagi membutuhkan aku..
karena ia tlah merasa nyaman dalam gelap...
tak lagi harapkan cahaya kecil ini...

aku rela melepas malam...
demi kenyamanan dan syahdunya gelap..
karena aku tau..
malam memang gelap..
dan gelap slalu setia temani malam...
bukan titik cahaya seperti aku...
aku mengalah,
aku pergi...
biarlah aku disini..
cahayaku akan menerangi diriku sendiri..
walau tak utuh menerangiku...
aku hanya cahaya yg tak diharapkan sang gelap malam...

21:52 tlah berlalu...
takan dapat aku mendapatkan 21:52 kembali..
waktu terus berputar..
bumipun ta berhenti berotasi...
hanya harapku..
agar esok dapat ku temukan 21:52 ku lagi..
aku sadar...
aku tlah hancurkan 21:52 ku..

mengapa kau pergi..
aku tak mengerti..
aku merindukanmu...
aku sangat ingin berjumpa dgn 21:52..
ingin bersamanya di stiap detiknya..
tak terganti oleh waktu lain...

jiwa semakin hampa tanpa hadirnya...
dikala aku lalui waktu tanpanya..
perih terasa dalam dada..
tak berdaya semua yg ku rasa..
hanya terdiam..
menunggu 21:52 kembali..
mungkin esok akan ku temui...

berusaha bangkit..
itu slalu aku lakukan..
namun tak sedikitpun menuai hasil..
hanya penyesalan yg terasa dalam jiwa..
ketika raga tak mampu berbuat...
mulut tak mampu berucap..
namun hati ini slalu menyerumu dan slalu memanggilmu wahai 21:52 ku!!
aku rindu lalui waktu denganmu....
dan mungkin kini kau pergi dan takan pernah berniat untuk kembali..
namun akan ku tunggu 21:52 esok,lusa dan seterusnya!

Pengikut

Popular Posts

Baca Juga

Another

Berbagilah apa yang anda miliki atau yang anda rasakan saat ini pada sekeliling anda, entah itu berupa kebahagiaan, kasih sayang atau apapun yang anda fikir itu dapat membuat orang-orang di sekeliling anda bahagia. Hal yang paling mudah dan murah untuk kita berikan pada orang-orang di sekeliling kita adalah sebuah senyuman, sebuah senyuman yang tulus, yang kita berikan dengan ikhlas nya hati namun memiliki sejuta makna bagi orang-orang yang berada di sekeliling anda. Karna senyuman adalah sebuah hadiah kecil yang sangat indah dan sangatlah mudah untuk di berikan meski kadang kita mengabaikan nya karna mungkin kadang kita anggap itu adalah sesuatu hal yang kecil dan tidak terlalu penting di bandingkan hal-hal yang kita anggap besar dan lebih penting dari sebuah senyuman kecil yang tulus.
From :Lionel a.k.a esiia
free counters